tentang hujan yang mengering.
oleh rindu yang semakin kemarau.
di matamu.

tentang kamu. yang menjadi parau di antara biru laut.
dan aku menjadi tepi yang menunggu. bersama sepi yang berdesir.
pada angin yang mereguk. rindu.

Jakarta, 191214

SHARE
Previous articlepagi dan matamu
Next articleMenulis Rindu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here