Sore itu kita berjalan
Di antara doa dan kerikil sunyi
Kau bentangkan tanganmu
Merelakan angin meringkus desaunya
Dan aku menggenggam kabut
Yang perlahan membelai matamu

Kita melafalkan rindu
Pada ketabahan sore
Yang merangkak di antara embusan petang
Perlahan kau memetik senja
Dan menaruhnya pada beberapa bagian debar dadaku

Sore itu perlahan pergi
Melepas genggaman dan pelukanmu
Yang tak pernah selesai
Dan aku menahan sebagian warnanya.

Sampai petang benar-benar merenggut sore
Kau dan aku bagai kabut
Meradang pada dingin yang risau
Melepas rindu yang kian meracau

Antara kau dan sore
Saling berpamitan pada doa
Saling merangkul dan enggan melepaskan

Sejak kau pergi sore itu
Salah satu debar dadaku hilang
Entah kau lafalkan dalam doa
Atau kau kekang dalam rindu.

Bogor, 311218

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here