Danau Kaolin, Belitung.

Kaolin: Keindahan yang Terabaikan. Rasanya, jika kita berkunjung ke Belitung yang eksotis tidak cukup hanya mengunjungi keindahan pantai atau replika sekolah Laskar Pelangi saja. Ada satu keindahan yang sering terabaikan oleh mata ketika berkunjung ke sana. Keindahan itu ada di salah satu sisi jalan jika kita akan mengunjungi Belitung Timur, yaitu Danau Kaolin.

Danau Kaolin adalah danau yang terbentuk oleh bekas penambangan ratusan tahun lalu. Danau ini memiliki keindahan yang benar-benar membuat berdecak kagum setiap memandanginya. Airnya yang biru dan pasirnya yang putih menjadi daya tarik bagi setiap orang yang berkunjung ke Belitung. Danau ini terletak di Jl. Murai, Desa Air Raya, Tanjung Pandan, Belitung.

Danau Kaolin, Belitung.

Keindahan Danau Kaolin bagaikan oase di tengah panasnya jalanan menuju lokasi danau. Ketika sampai di tepi jalan yang berdekatan dengan danau, kita akan langsung melihat biru airnya yang sungguh eksotis. Panas matahari seakan hilang seketika ketika melihat keindahan danau itu. Airnya benar-benar biru dan pasirnya yang putih menjadi dinding keindahan air tersebut.

Keindahan danau ini dapat dinikmati dari tepi jalan jika kita tidak ingin singgah untuk mengabadikannya. Namun, alangkah ruginya jika hanya menikmati dari tepi jalan tanpa menikmati dari dekat yang hanya berjarak beberapa meter dari jalan. Berkunjung ke danau ini tinggal menikmati keindahannya sampai bosan dan tidak ada tiket masuk alias gratis.

Danau Kaolin yang begitu eksotis dibiarkan di tepi jalan tanpa ada yang menjaganya. Keindahannya dibiarkan terenggut begitu saja oleh lalu-lalang waktu tanpa ada yang merawatnya. Tidak ada papan nama atau petunjuk mengenai danau itu. Setiap yang datang ke sana jika ingin medapatkan informasi maka harus menemui warga atau pekerja di sekitar danau itu.

Danau Kaolin yang indah dan memesona adalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang sedikit terabaikan. Danau itu dibiarkan membentang begitu saja tanpa ada sesuatu yang menunjukkan bahwa danau itu penting untuk dikunjungi. Keindahan dan pesonanyalah yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk mengunjungi.

Tulisan ini pernah dimuat di Menara62.com 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here