Ada embun yang berdenyar

Menjadi teriknya pagi
Dengan desauan angin
Yang meneduh
Di bawah matamu

Januari menjadi jelita
Menembang pada langit
Dalam hujannya
Yang menjadi lagu
Di lelapmu

Aku dan januari
Membaca hujan
Dengan gerimis rindu
Dan gemercik rasa
Yang mengubah derai
Menjadi kamu

Kamu dan januari
Menari
Meneguk matahari
Yang kerap berteduh
Di antara ronta bibirmu
Dan bernyanyi

Pada pagi yang menyamar
Menjadi waktu
Yang menenun hari
Menjadi rintik doa
Lalu berdansa
Di atas senja yang ranum

Ia melihatmu dalam parau
Melambai
Pada jemari yang menyeka
Saat kau bergelayut

Dan ia berlari
Membelah matahari
Lalu ia menaruhnya
Di antara dua matamu
Dengan derasnya doa

Dan kamu menjadi harinya
Yang ia lagukan
Pada embun
Dengan rasa dan cinta

Jakarta, 120115

SHARE
Previous articleLabirin Rindu
Next articlePada Sebuah Cerita

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here