aku Desember

aku yang lahir dari beragam musim menjadi terjal di antara pekatnya rasa dan menenun rindu yang menjadi embun di lubuknya aku yang lahir kembali dari matamu yang purnama menjadi hujan dan menjadi gerimis yang...

Reuni Januari

Sedang waktu semakin cemburu Pada gelembung musim Yang senantiasa diam Di antara relung matamu Antara kamu dan musim Selalu berseteru pada muara kemarau Yang kadang nanar Di tubuh waktu Dan berakar di nadimu Antara kamu dan puisi Selalu lahir rindu Dari rahim kata Yang diam dan...

Labirin Rindu

ada hujan yang kau ubah menjadi rindu yang pulas di matamu terik yang lahir dari pagi yang sumbang ia tenggelam menjadi sendu dan menyejukkan sebab kau telah mengubahku menjadi tebing yang terjal di dadamu Jakarta,...

Di Tubuhmu

aku seperti akar yang mati, kering tanpa rindu, lupa pada pasir, lumpuh di kesepian yang meradang, dan hilang perlahan. sebab di rumahku sudah melarat anggur, maka aku mengisap nadimu, menyeduh napasmu. dan perlahan rumahku hilang, dibawa angin yang entah, lalu, aku menjadi dewa yang murka, mengutuk...

adalah rindu

adalah matahari yang merayu angin. ia mengajaknya menjadi beku. dan menggumpal dalam desaunya. kau tahu, dinda? aku menjadi terjal dalam bekunya. dan kamu menjadi rindu dalam teriknya. Jakarta, 111214

Kabar Hari Ini

Kudengar kabar hari ini Bahwa angin enggan berembus Matahari meminang sinarnya sendiri Tak rela ia biaskan pada bumi Sebab kau. Sebab kau yang memintanya. Kudengar kabar hari ini Senja sore nanti, Ia tak akan memamerkan warnanya Sebab ia malu Pada warna yang merona Di antara...