Anatomi Pagi

Aku terbagun Dari tubuh yang mengakar Pada matahari yang binar Dan embun yang sumbang Sementara angin sengau Membawa rerenting beterbangan Ke lembah kata Yang berbisik pada waktu Aku terbangun Dari pualam rasa Ia menimang tubuh pagi Dan mengembuskannya Pada remah nadiku Pada pagi pias itu Aku terbangun Dari kata-kata...

Aku Desember

Aku yang lahir Dari debu yang risau Mengembara pada musim entah Bertemu beberapa rasa Yang menjadi kemarau Di tepi dadaku Di bawah lereng bisu Aku berjalan Tanpa tapak yang meronta Sebab aku adalah lumpur Yang...

Kaleidoskop Rindu

Pagi yang setia Pada embun yang kian renta Siang yang lugu Mendekap matahari Yang lelap di bawah alismu Dan sore yang luka Ditinggal senja yang menua Aku dan musim Bagai pengantin yang berzikir Di atas tanah kering Dan retak oleh doa Kemarau menjadi luapan rindu Hujan...

Sebelum Hujan Reda

Sebelum hujan reda Aku tak sempat berteduh Sebab rintiknya adalah puisi Dan rinainya adalah kamu Di bawah derai yang deras Deru dadamu kudengar berdetak Berdentum bagai angin yang silir Berdebar bagai napas yang sengau Sebelum hujan reda Gelombang matamu membanjiri segenap mataku Dan membasahi...

Balada Ibu

Sesederhana matahari Ia menjadi muara dan lumbung rindu Puisi selalu pulang pada wajahnya Mengendap pada kedip matanya Yang penuh doa Dan selalu teduh Ia senantiasa menjadi laut Bagi luka dan rindu Yang sengaja kuemban Ibu, Adalah waktu yang menyamar puisi Adalah rindu yang menyembunyikan bulan Di...

Matahari Desember

Ada embun yang selalu basah Ia beranjak pada pagi Yang tertegun di dekapnya Dan menatapnya dalam bening Aku berteduh di tepinya Hingga matahari mengubahnya Menjadi beku di mataku Aku melihatmu Menjadi embun Yang terik...

Novemberku

Hari ini Hujan hanya mengaduh Pada rindu yang terguyur Di denah kata yang menggigil   Pada sepi yang bersembunyi Matahari mengusik rasa Mengajak angin surut Pada terik yang ditebarkan Dan suara yang diam   Selalu saja Rindu menjadi rintik Yang berderai Pada resapan waktu dan jarak   Biarkan, Biarkan laut tetap...

semusim

dalam riak waktu aku mengayuh pagi pada percikan rindu memanggilmu menjadi hujan yang sepi sebab aku telah kuyup oleh bayangmu gerimis lalu aku menggigil oleh matamu yang manis dan membeku oleh rupamu yang berderai...

Di Kotamu

Di kotamu Aku menemukan remah puisi Ia tergopoh di tangga waktu Mencari belukar Yang mengenyamnya Di kotamu Aku menemukan relung kata Ia meringkuk di antara reruntuhan rindu Menunggu kedip matamu Menunggu deru bibirmu Di kotamu Puisi menari Merayu kata Dan menerkam luka Di kotamu Puisi membangun rumah Dari puing kata...

MENULIS NAMAMU, IBU

Pada malam yang berbeda Lewat telepon aku mendengarmu Seperti sendu dan haru Aku berderai Pada rindu yang kau ucap Engkau adalah lautku Yang kutulis menjadi rindu Dan aku adalah ombak Yang selalu meronta pada...

Paling Banyak dibaca

Dialog Embun

Ziarah Rindu

Di Kotamu

Balai Rindu