Matahari Ibu

Helai waktu berucap lembut Pada bayang di sahara Yang kering sebab rindu Dan semua syahdu karena senyum ikhlas¬mu Ibu. Di antara senyum dan seni Tuhan Seputih napasmu dalam doa Aku masih merantau Di antara rindu yang kau ajarkan Waktu kukecil dulu Di bawah...

Tentang Pagi dan Wajahmu

Pagi begitu riang Beriak pada bias Yang mengerling Pada embun Dan kering Wajahmu Menjadi resapan matahari Menyiram segala bunga Yang kuncup Di antara degup pipimu Aku dan pagi Membeku Bagai lereng rasa Yang menggunung Oleh deru rupamu Aku dan wajahmu Menderai Bagai ombak dan karang Mengempas rasa Yang berdebur Dan menepi Pada pantai dadamu Jakarta, 080415   

percakapan hujan

ada pagi yang meronta pada matahari yang enggan sebab ia menggigil oleh embun yang beku di bawah dagumu sementara hujan mulai mengintipnya dengan derai dan mendekapmu dengan basah lalu, aku meneguk dingin yang kau...

Antara yang Datang dan yang Diam

Kau yang duduk di atas tenun pagi Merajut bias waktu Yang tergilas rasa Aku melihatmu membaca matahari Yang tak pernah terbenam Hanya berpijar Remang Dan nanar Di lembah matamu Kau yang duduk di batas siang Menyusuri mimpi Yang punah ditelan lengang Aku melihatmu Menjahit embun di beberapa...

KANGEN IBU

Percik matahari yang kau ajarkan kini sudah aku mengerti Tuhan yang kau tunjukkan dulu aku telah mengenalnya Tanpa rinai yang rapuh Tanpa angin yang keruh Tanpa langit yang riuh Tanpa malam yang subuh Sembahku...

Kesaksian Sore

Aku menulis tentang anggur Pada sebuah angin sore Dibawanya pada kursi kosong Yang tengah meringkuk dingin Dan kedinginan Di seberang jalan, Aku melihatmu menggenggam kenangan Mengelus dan membuangnya Pada botol yang kau lempar jauh Terbawa rindu yang tak lagi peduli Pada racau bibirmu yang...

Dialog Embun

hey, kamu pagi, ya? aku selalu ada di butamu, bermanja dengan angin yang mulai berdesau. dan kamu diam. menatap embun yang kubaca. dari ujung daun yang hampir jatuh. tapi kamu menahannya. hey, pagi. kau...

Seperti Sepi

Rindu yang duduk Dan diam di antara taman matamu Telah beranjak Pada lipatan pagi Yang sengaja bersekutu Dengan kelu napasmu Akhir yang tak sengaja Menjadi lumbung dan lambung waktu Ia tak rela Pada kedip matamu Yang menancap kata-kata Di pusara rasa Dan sepi, Ia bagai gigil pagi Yang...

Menulis Rindu

Kepada Ibu, Bila pagimu adalah embun Menjadilah kering oleh matamu Dan menulis waktu Yang samar di hariku Adalah malam yang selalu redup Ia mejadi danau Yang rimbun oleh doa Ibu, Aku menulis awan Yang...

Perihal Januari

Ia mendatangimu pada pagi yang biasa Membawa aroma embun Menggenggam bias matahari Di bawah dingin angin Kau bersenda dengan rindu Dan daun-daun kering Yang menunggu musim tiba Dan kamu memungutnya Pada pagi itu Antara hujan dan kemarau Menjadi pertemuan pagi dan siang Dan Januari yang...