Pertemuan Doa

Sore itu kita berjalan Di antara doa dan kerikil sunyi Kau bentangkan tanganmu Merelakan angin meringkus desaunya Dan aku menggenggam kabut Yang perlahan membelai matamu Kita melafalkan rindu Pada ketabahan sore Yang merangkak di antara embusan petang Perlahan kau memetik senja Dan menaruhnya pada...

sementara desember masih hujan

tentang hujan yang mengering. oleh rindu yang semakin kemarau. di matamu. tentang kamu. yang menjadi parau di antara biru laut. dan aku menjadi tepi yang menunggu. bersama sepi yang berdesir. pada angin yang mereguk....

Kabar Hari Ini

Kudengar kabar hari ini Bahwa angin enggan berembus Matahari meminang sinarnya sendiri Tak rela ia biaskan pada bumi Sebab kau. Sebab kau yang memintanya. Kudengar kabar hari ini Senja sore nanti, Ia tak akan memamerkan warnanya Sebab ia malu Pada warna yang merona Di antara...

Pada Sebuah Cerita

Ada sore yang menyelam Pada kedalaman matamu Menjadi laut biru Yang menyamar waktu Dan mengajakmu Aku bercerita Pada bayangmu dan sore Sebab warnanya semakin parau Menjadi barat yang Jauh Namun purba di wajahku Aku...

Januarimu

Ada embun yang berdenyar Menjadi teriknya pagi Dengan desauan angin Yang meneduh Di bawah matamu Januari menjadi jelita Menembang pada langit Dalam hujannya Yang menjadi lagu Di lelapmu Aku dan januari Membaca hujan Dengan gerimis rindu Dan gemercik rasa Yang mengubah derai Menjadi kamu Kamu dan januari Menari Meneguk matahari Yang kerap berteduh Di...

semusim

dalam riak waktu aku mengayuh pagi pada percikan rindu memanggilmu menjadi hujan yang sepi sebab aku telah kuyup oleh bayangmu gerimis lalu aku menggigil oleh matamu yang manis dan membeku oleh rupamu yang berderai...

Di Tubuhmu

aku seperti akar yang mati, kering tanpa rindu, lupa pada pasir, lumpuh di kesepian yang meradang, dan hilang perlahan. sebab di rumahku sudah melarat anggur, maka aku mengisap nadimu, menyeduh napasmu. dan perlahan rumahku hilang, dibawa angin yang entah, lalu, aku menjadi dewa yang murka, mengutuk...

Alquran dan Puisi

pada matahari yang lengang aku berjalan di antara biasnya yang sejuk dan melihatmu menjadi bayang dan pagi menjadi hari lalu, pada sebuah gedung bisu aku membacaMu, sejenak, yah sejenak. aduhai, betapa. mataku menjadi lagu dan larik yang kubaca menjadi derai yang menyejukkan terima kasih, kepadaMu. dan...

adalah rindu

adalah matahari yang merayu angin. ia mengajaknya menjadi beku. dan menggumpal dalam desaunya. kau tahu, dinda? aku menjadi terjal dalam bekunya. dan kamu menjadi rindu dalam teriknya. Jakarta, 111214

menyeduh rindu baru: di sini!

selamat menambang imaji di bagian deru, desau, dan desah tulisanku. aku akan menjadi kerikil yang lembut. dan menjadi tebing yang landai. dalam beberapa rindu yang kuramu. biarlah kamu yang menyeka lelahku. dan aku memdekap...

Paling Banyak dibaca