tembang E dan S

ada suara yang berdenyar ia begitu gemercik menjadi sebait hujan dan bermuara di antara dua pipimu adalah dingin yang menggigil di bawah rasa menjadi genangan waktu yang bergema menjadi rindu pada suaramu aku bertekuk...

Pagar Ilalang

Rumah yang kita bangun itu Kini tak lagi kau singgahi Hujan pun telah berubah Menjadi musim sepi dan kesepian Menunggu pintu terbuka Dan membawa kenangan masuk Tapi, kau menutupnya Dengan rindu yang kering Sedang rerumputan di halamannya, Kian tumbuh menjadi ingatan Tentang jendela yang...

Januarimu

Ada embun yang berdenyar Menjadi teriknya pagi Dengan desauan angin Yang meneduh Di bawah matamu Januari menjadi jelita Menembang pada langit Dalam hujannya Yang menjadi lagu Di lelapmu Aku dan januari Membaca hujan Dengan gerimis rindu Dan gemercik rasa Yang mengubah derai Menjadi kamu Kamu dan januari Menari Meneguk matahari Yang kerap berteduh Di...

Ziarah Rindu

Aku berziarah Pada rindu yang semakin jauh Ia menjadi musim Seperti matamu Selalu semi di mataku Pada daun yang jatuh Aku bertanya Pernahkan kau membaca Saat kemarau menulis rindu Menjadi sabit Dan mengering Aku berziarah Pada rindu yang berteduh Di bawah alismu Yang kueja saat kemarau menjadi sendu Dan...

aku Desember

aku yang lahir dari beragam musim menjadi terjal di antara pekatnya rasa dan menenun rindu yang menjadi embun di lubuknya aku yang lahir kembali dari matamu yang purnama menjadi hujan dan menjadi gerimis yang...

Reuni Januari

Sedang waktu semakin cemburu Pada gelembung musim Yang senantiasa diam Di antara relung matamu Antara kamu dan musim Selalu berseteru pada muara kemarau Yang kadang nanar Di tubuh waktu Dan berakar di nadimu Antara kamu dan puisi Selalu lahir rindu Dari rahim kata Yang diam dan...

Labirin Rindu

ada hujan yang kau ubah menjadi rindu yang pulas di matamu terik yang lahir dari pagi yang sumbang ia tenggelam menjadi sendu dan menyejukkan sebab kau telah mengubahku menjadi tebing yang terjal di dadamu Jakarta,...

Di Tubuhmu

aku seperti akar yang mati, kering tanpa rindu, lupa pada pasir, lumpuh di kesepian yang meradang, dan hilang perlahan. sebab di rumahku sudah melarat anggur, maka aku mengisap nadimu, menyeduh napasmu. dan perlahan rumahku hilang, dibawa angin yang entah, lalu, aku menjadi dewa yang murka, mengutuk...

adalah rindu

adalah matahari yang merayu angin. ia mengajaknya menjadi beku. dan menggumpal dalam desaunya. kau tahu, dinda? aku menjadi terjal dalam bekunya. dan kamu menjadi rindu dalam teriknya. Jakarta, 111214

Kabar Hari Ini

Kudengar kabar hari ini Bahwa angin enggan berembus Matahari meminang sinarnya sendiri Tak rela ia biaskan pada bumi Sebab kau. Sebab kau yang memintanya. Kudengar kabar hari ini Senja sore nanti, Ia tak akan memamerkan warnanya Sebab ia malu Pada warna yang merona Di antara...

Paling Banyak dibaca