Category: Pertunjukan

Nh. Dini dalam Beberapa Ingatan

Nh. Dini dalam Beberapa Ingatan

Nh. Dini dalam Beberapa Ingatan. Setiap orang yang pergi akan selalu meninggalkan jejak. Sekecil apapun jejak itu akan dikenang dengan beragam tafsir dan beragam arti. Meski hanya sebatas kenangan, jejak itu akan selalu diingat, dalam ingatan, dalam tulisan, atau hanya sekadar dalam lintasan pikiran, atau menjadi sebuah rujukan dalam beragam kepentingan. Jika peribahasa mengatakan “Gajah […]

Ketika Cinta Berbeda Rasa

Ketika Cinta Berbeda Rasa

“Apa yang salah dengan cinta kita Sehingga kita tak boleh bersama Apa yang salah dengan cinta kita Sehingga kita tak bisa bersama Bukankah Tuhan yang mencitpakan cinta Dan kita hanya menerimanya Bukankah Tuhan yang menciptakan cinta Dan kita hanya menjalankannya.”   Petikan dialog di atas menjadi pembuka sebuah dilematika cinta yang dialami oleh sepasang kekasih […]

Ranggon Sastra Berpuisi “Lagi”

Ranggon Sastra Berpuisi “Lagi”

“Yang terpenting bukanlah tempat terbaik, tetapi tempat tercinta” Rendra.   Membaca puisi sudah menjadi candu bagi anggora (sebutan untuk anggota Komunitas Ranggon Sastra/KRS), hal ini dapat dilihat dari kegemaran anggora setiap Sabtu malam. Pada malam yang menjadi panggung bagi anggora, tidak peduli apakah terang atau gelap asal ada puisi maka pesta puisi pun menggema di […]

Genderang Suara di Semak-semak Malam

Genderang Suara di Semak-semak Malam

Malam Puisi 6 Komunitas Ranggon Sastra Suara tambur dan gitar beradu menjadi gemuruh malam yang bisu. Lelehan beberapa lilin dan temaramnya menjadi melodi cahaya yang berdenyar. Suatu malam yang senyap tetapi menggema dengan suara-suara yang mengentak pada langit malam. Tanah yang kering dan retak menyambut dengan sumringah. Kesiuran angin sejenak berhenti mendengar Assalamu’alaikum-nya Hamid Jabbar […]

Rancak Puisi di atas Temaram Lilin

Rancak Puisi di atas Temaram Lilin

“Malam Puisi 5 Komunitas Ranggon Sastra” Seperti sebuah seremonial sederhana, semua mata mengelak pada desau angin di antara landainya beberapa pohon pisang yang mulai mengering. Melodi malam menggema di bawah dawai biola yang syahdu. Alunan suara gitar memecah sepi yang bersembunyi. Semua bergema manjadi satu: puisi. Malam itu, adalah awan menjadi plafon yang teduh. Beberapa […]