Labirin Rindu

ada hujan yang kau ubah menjadi rindu yang pulas di matamu terik yang lahir dari pagi yang sumbang ia tenggelam menjadi sendu dan menyejukkan sebab kau telah mengubahku menjadi tebing yang terjal di dadamu Jakarta,...

Segelas Cinta yang Rapuh

Aku masih bersandar pada angin yang sepoi sore itu di teras depan museum Fatahillah Kota Tua. Matahari yang suram seakan menahan rasaku yang pilu dan galau. Semua serasa hampa. Petikan dawai gitar para pengamen...

Aku Desember

Aku yang lahir Dari debu yang risau Mengembara pada musim entah Bertemu beberapa rasa Yang menjadi kemarau Di tepi dadaku Di bawah lereng bisu Aku berjalan Tanpa tapak yang meronta Sebab aku adalah lumpur Yang...

Matahari Desember

Ada embun yang selalu basah Ia beranjak pada pagi Yang tertegun di dekapnya Dan menatapnya dalam bening Aku berteduh di tepinya Hingga matahari mengubahnya Menjadi beku di mataku Aku melihatmu Menjadi embun Yang terik...

MENULIS NAMAMU, IBU

Pada malam yang berbeda Lewat telepon aku mendengarmu Seperti sendu dan haru Aku berderai Pada rindu yang kau ucap Engkau adalah lautku Yang kutulis menjadi rindu Dan aku adalah ombak Yang selalu meronta pada...

Matahari Ibu

Helai waktu berucap lembut Pada bayang di sahara Yang kering sebab rindu Dan semua syahdu karena senyum ikhlas¬mu Ibu. Di antara senyum dan seni Tuhan Seputih napasmu dalam doa Aku masih merantau Di antara rindu yang kau ajarkan Waktu kukecil dulu Di bawah...

KANGEN IBU

Percik matahari yang kau ajarkan kini sudah aku mengerti Tuhan yang kau tunjukkan dulu aku telah mengenalnya Tanpa rinai yang rapuh Tanpa angin yang keruh Tanpa langit yang riuh Tanpa malam yang subuh Sembahku...

Kita Satu Gerbong

Aku masih ingat hujan sore itu. Saat aku bersandar pada dinding di tepi kolam renang. Jendela-jendela itu bisu. Ia sama sekali tidak menghiraukan mesranya hujan dengan mataku. Kabut yang liar mulai menjamah redupnya sore....

Lelaki Sore

Lelaki itu bernama Randu. Ia menyapaku di antara sore yang hampir lelap ditelan malam yang gamang. Aku samar menatapnya sebab matahari mulai mengembara pada barat yang jauh. Ia hanya menyisakan beragam warna yang kusebut...

Menulis Rindu

Kepada Ibu, Bila pagimu adalah embun Menjadilah kering oleh matamu Dan menulis waktu Yang samar di hariku Adalah malam yang selalu redup Ia mejadi danau Yang rimbun oleh doa Ibu, Aku menulis awan Yang...

Paling Banyak dibaca