Genderang Suara di Semak-semak Malam

Malam Puisi 6 Komunitas Ranggon Sastra Suara tambur dan gitar beradu menjadi gemuruh malam yang bisu. Lelehan beberapa lilin dan temaramnya menjadi melodi cahaya yang berdenyar. Suatu malam yang senyap tetapi menggema dengan suara-suara yang...

semusim

dalam riak waktu aku mengayuh pagi pada percikan rindu memanggilmu menjadi hujan yang sepi sebab aku telah kuyup oleh bayangmu gerimis lalu aku menggigil oleh matamu yang manis dan membeku oleh rupamu yang berderai...

alur rindu

adalah pagi yang selalu mengering pada gerah matahari yang mengintainya aku beranjak pada deru angin yang mengeruk waktu dan merongrong pada rindu yang melesap di antara terik rasa Jakarta, 230215

Rancak Puisi di atas Temaram Lilin

“Malam Puisi 5 Komunitas Ranggon Sastra” Seperti sebuah seremonial sederhana, semua mata mengelak pada desau angin di antara landainya beberapa pohon pisang yang mulai mengering. Melodi malam menggema di bawah dawai biola yang syahdu....

Sebuah Ideologi Puitik, Seperti Secangkir Kopi yang Penuh Tafsir

Oleh: MH Kholis Resensi Buku Kumpulan Puisi “Labirin Warna” Penerbit Pustaka Ranggon, Jakarta Januari 2015 Mambaca dan menyelami sebuah puisi seperti menyelami bawah laut yang penuh misteri. Meskipun keindahannya seringkali diceritakan namun, akan menjadi...

percakapan hujan

ada pagi yang meronta pada matahari yang enggan sebab ia menggigil oleh embun yang beku di bawah dagumu sementara hujan mulai mengintipnya dengan derai dan mendekapmu dengan basah lalu, aku meneguk dingin yang kau...

Dialog Embun

hey, kamu pagi, ya? aku selalu ada di butamu, bermanja dengan angin yang mulai berdesau. dan kamu diam. menatap embun yang kubaca. dari ujung daun yang hampir jatuh. tapi kamu menahannya. hey, pagi. kau...

Alquran dan Puisi

pada matahari yang lengang aku berjalan di antara biasnya yang sejuk dan melihatmu menjadi bayang dan pagi menjadi hari lalu, pada sebuah gedung bisu aku membacaMu, sejenak, yah sejenak. aduhai, betapa. mataku menjadi lagu dan larik yang kubaca menjadi derai yang menyejukkan terima kasih, kepadaMu. dan...

Pada Sebuah Cerita

Ada sore yang menyelam Pada kedalaman matamu Menjadi laut biru Yang menyamar waktu Dan mengajakmu Aku bercerita Pada bayangmu dan sore Sebab warnanya semakin parau Menjadi barat yang Jauh Namun purba di wajahku Aku...

Januarimu

Ada embun yang berdenyar Menjadi teriknya pagi Dengan desauan angin Yang meneduh Di bawah matamu Januari menjadi jelita Menembang pada langit Dalam hujannya Yang menjadi lagu Di lelapmu Aku dan januari Membaca hujan Dengan gerimis rindu Dan gemercik rasa Yang mengubah derai Menjadi kamu Kamu dan januari Menari Meneguk matahari Yang kerap berteduh Di...

Paling Banyak dibaca