Dewa-dewa Baru yang Mati dan Hidup dalam Kerumunan

Judul : Kerumunan Terakhir Penulis : Okky Madasari Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Cetakan : I, Mei 2016 Tebal : 360 ISBN : 978-602-03-2543-9 Setiap sesuatu diciptakan berpasangan. Hal tersebut tidak hanya terjadi pada tubuh dan benda yang bernyawa...
Ilustrasi Cerpen Biru yang Pulang, Biru yang Malang (Perempuan Penjual Kenangan II)

Biru yang Pulang, Biru yang Malang

(Perempuan Penjual Kenangan II) Kampung itu kembali digegerkan oleh suatu yang tak pernah diminta dan diharapkan oleh penduduknya. Dua tahun lalu, kampung yang begitu adem dan tenteram geger oleh hilangnya seorang gadis cantik, manis, dan...

Pertemuan Pagi

Antara tubuh yang linglung Dan embun yang nanar Matahari hanya sisa risau Yang berbekas di kasur tidurmu Ia merasa lapuk Sebab biasnya telah kau ambil Di jendela Matahari mengintip matamu Menyaksikan embun yang tergopoh Mencari hangatnya pagi Di antara kelu bibirmu Di langit Matahari menjadi Ibu Bagi...

alur rindu

adalah pagi yang selalu mengering pada gerah matahari yang mengintainya aku beranjak pada deru angin yang mengeruk waktu dan merongrong pada rindu yang melesap di antara terik rasa Jakarta, 230215

Pertemuan Sunyi

Aku dan kamu Lahir dari rahim sunyi dan sepi Lewat celah rindu Kita besar di antara senja yang baru Kau mungkin tak tahu Senja yang menjadi doa Sekejap pilu sore itu Ia malu pada warna Yang bersarang di matamu Tapi aku tahu Kau merayu...

Anatomi Pagi

Aku terbagun Dari tubuh yang mengakar Pada matahari yang binar Dan embun yang sumbang Sementara angin sengau Membawa rerenting beterbangan Ke lembah kata Yang berbisik pada waktu Aku terbangun Dari pualam rasa Ia menimang tubuh pagi Dan mengembuskannya Pada remah nadiku Pada pagi pias itu Aku terbangun Dari kata-kata...

Pada Sebuah Cerita

Ada sore yang menyelam Pada kedalaman matamu Menjadi laut biru Yang menyamar waktu Dan mengajakmu Aku bercerita Pada bayangmu dan sore Sebab warnanya semakin parau Menjadi barat yang Jauh Namun purba di wajahku Aku...

KANGEN IBU

Percik matahari yang kau ajarkan kini sudah aku mengerti Tuhan yang kau tunjukkan dulu aku telah mengenalnya Tanpa rinai yang rapuh Tanpa angin yang keruh Tanpa langit yang riuh Tanpa malam yang subuh Sembahku...

Pertemuan Doa

Sore itu kita berjalan Di antara doa dan kerikil sunyi Kau bentangkan tanganmu Merelakan angin meringkus desaunya Dan aku menggenggam kabut Yang perlahan membelai matamu Kita melafalkan rindu Pada ketabahan sore Yang merangkak di antara embusan petang Perlahan kau memetik senja Dan menaruhnya pada...

Musyawarah Kata dalam “Magma”

Bagi sebagian orang puisi menjadi sebuah lorong panjang yang tak berujung. Liuk, lekuk, dan kelok kata yang berjajar seakan jembatan terjal yang sulit diseberangi. Sedang larik dan bait seakan sungai panjang yang tak bertepi....