Kita Satu Gerbong

Aku masih ingat hujan sore itu. Saat aku bersandar pada dinding di tepi kolam renang. Jendela-jendela itu bisu. Ia sama sekali tidak menghiraukan mesranya hujan dengan mataku. Kabut yang liar mulai menjamah redupnya sore....

Lewat Memo, Barangkali Presiden akan Mengerti

“Apa yang bisa dilakukan oleh penyair bila setiap kata telah dilawan dengan kekuasaan?” (W.S. Rendra) Petikan puisi ini barangkali mewakili kegelisahan beberapa penyair dari berbagai daerah yang bersatu dalam sebuah komunitas, yaitu Komunitas Penyair...

Ketika Cinta Berbeda Rasa

“Apa yang salah dengan cinta kita Sehingga kita tak boleh bersama Apa yang salah dengan cinta kita Sehingga kita tak bisa bersama Bukankah Tuhan yang mencitpakan cinta Dan kita hanya menerimanya Bukankah Tuhan yang...

Matahari Ibu

Helai waktu berucap lembut Pada bayang di sahara Yang kering sebab rindu Dan semua syahdu karena senyum ikhlas¬mu Ibu. Di antara senyum dan seni Tuhan Seputih napasmu dalam doa Aku masih merantau Di antara rindu yang kau ajarkan Waktu kukecil dulu Di bawah...

Perempuan Penjual Kenangan

Kampung itu tiba-tiba geger oleh sebuah peristiwa pada suatu pagi yang begitu damai. Seorang gadis yang tak seorang pun tak mengenalnya tiba-tiba hilang setelah malam bersekutu dengan ringkih burung di pohon jati tepi sungai....

menyeduh rindu baru: di sini!

selamat menambang imaji di bagian deru, desau, dan desah tulisanku. aku akan menjadi kerikil yang lembut. dan menjadi tebing yang landai. dalam beberapa rindu yang kuramu. biarlah kamu yang menyeka lelahku. dan aku memdekap...

Mengekalkan Tradisi Lewat Lebaran

Lebaran adalah suatu momen yang di dalamnya terdapat bagian-bagian momen yang memiliki arti dan tradisi sendiri di berbagai tempat dan daerah. Pada momen itu selalu dijadikan sebagai momen berbagi dengan segala kesungguhan berbagi, baik...

Pertemuan Pagi

Antara tubuh yang linglung Dan embun yang nanar Matahari hanya sisa risau Yang berbekas di kasur tidurmu Ia merasa lapuk Sebab biasnya telah kau ambil Di jendela Matahari mengintip matamu Menyaksikan embun yang tergopoh Mencari hangatnya pagi Di antara kelu bibirmu Di langit Matahari menjadi Ibu Bagi...

Genderang Suara di Semak-semak Malam

Malam Puisi 6 Komunitas Ranggon Sastra Suara tambur dan gitar beradu menjadi gemuruh malam yang bisu. Lelehan beberapa lilin dan temaramnya menjadi melodi cahaya yang berdenyar. Suatu malam yang senyap tetapi menggema dengan suara-suara yang...

Reuni Januari

Sedang waktu semakin cemburu Pada gelembung musim Yang senantiasa diam Di antara relung matamu Antara kamu dan musim Selalu berseteru pada muara kemarau Yang kadang nanar Di tubuh waktu Dan berakar di nadimu Antara kamu dan puisi Selalu lahir rindu Dari rahim kata Yang diam dan...