Perempuan yang Bermain Biola (2)

Diella Senja  Baiklah, aku memutuskan untuk pergi ke Bandung. Demi mewujudkan rasa dan perasaan penasaranku pada sebuah pertemuan yang semua orang anggap hanya khayalan. Khayalan tentang seorang perempuan yang tengah bermain biola di suatu kafe...

Di Kota Tua

Ada yang tengah duduk Meminjam matahari yang karam Dan mereguk gelisah Ada yang tengah merajuk Pada angin yang silam Menyeduhnya menjadi pilu Aku dan kamu Memilin sore Menuai senja yang bisu Mereka melihat rindu Yang rebah dan tabah Di antara pukat matamu Di kota itu Jendela memaksa...

Mengekalkan Tradisi Lewat Lebaran

Lebaran adalah suatu momen yang di dalamnya terdapat bagian-bagian momen yang memiliki arti dan tradisi sendiri di berbagai tempat dan daerah. Pada momen itu selalu dijadikan sebagai momen berbagi dengan segala kesungguhan berbagi, baik...

Perempuan Penjual Kenangan

Kampung itu tiba-tiba geger oleh sebuah peristiwa pada suatu pagi yang begitu damai. Seorang gadis yang tak seorang pun tak mengenalnya tiba-tiba hilang setelah malam bersekutu dengan ringkih burung di pohon jati tepi sungai....

Pertemuan Pagi

Antara tubuh yang linglung Dan embun yang nanar Matahari hanya sisa risau Yang berbekas di kasur tidurmu Ia merasa lapuk Sebab biasnya telah kau ambil Di jendela Matahari mengintip matamu Menyaksikan embun yang tergopoh Mencari hangatnya pagi Di antara kelu bibirmu Di langit Matahari menjadi Ibu Bagi...

Reuni Kata pada Ulang Tahun Komunitas Ranggon Sastra

Pada sore kemarin (Rabu, 22/03/17) saya teringat sebuah puisi karya maestro sastra Indonesia, W.S. Rendra, salah satu lariknya berbunyi seperti ini, “Apa yang bisa dilakukan oleh penyair bila setiap kata telah dilawan dengan kekuasaan?”...

Musyawarah Kata dalam “Magma”

Bagi sebagian orang puisi menjadi sebuah lorong panjang yang tak berujung. Liuk, lekuk, dan kelok kata yang berjajar seakan jembatan terjal yang sulit diseberangi. Sedang larik dan bait seakan sungai panjang yang tak bertepi....

Reuni Januari

Sedang waktu semakin cemburu Pada gelembung musim Yang senantiasa diam Di antara relung matamu Antara kamu dan musim Selalu berseteru pada muara kemarau Yang kadang nanar Di tubuh waktu Dan berakar di nadimu Antara kamu dan puisi Selalu lahir rindu Dari rahim kata Yang diam dan...

Jalan Setapak antara Kasta dan Harta

Hidup dalam sebuah “antara” adalah pilihan pelik yang tidak pernah menjadi sebuah pilihan bagi siapa pun. Namun, nasib terkadang memaksanya untuk menghendaki pilihan itu meski dalam dirinya tidak ada rasa atau kehendak untuk memilihnya....

Ranggon Sastra: Antara Puisi dan Malam yang Senyap

Selama satu tahun (2016) Malam Puisi Komunitas Ranggon Sastra yang pernah menjadi rumah bagi puisi dan tempat mencari tumpukan kata yang berserakan bagi anggota Komunitas Ranggon Sastra (anggora) tidak pernah mengeluarkan laungannya. Entah karena...

Paling Banyak dibaca