Seperti Sepi

Rindu yang duduk Dan diam di antara taman matamu Telah beranjak Pada lipatan pagi Yang sengaja bersekutu Dengan kelu napasmu Akhir yang tak sengaja Menjadi lumbung dan lambung waktu Ia tak rela Pada kedip matamu Yang menancap kata-kata Di pusara rasa Dan sepi, Ia bagai gigil pagi Yang...

Segelas Cinta yang Rapuh

Aku masih bersandar pada angin yang sepoi sore itu di teras depan museum Fatahillah Kota Tua. Matahari yang suram seakan menahan rasaku yang pilu dan galau. Semua serasa hampa. Petikan dawai gitar para pengamen...

sementara desember masih hujan

tentang hujan yang mengering. oleh rindu yang semakin kemarau. di matamu. tentang kamu. yang menjadi parau di antara biru laut. dan aku menjadi tepi yang menunggu. bersama sepi yang berdesir. pada angin yang mereguk....

Alquran dan Puisi

pada matahari yang lengang aku berjalan di antara biasnya yang sejuk dan melihatmu menjadi bayang dan pagi menjadi hari lalu, pada sebuah gedung bisu aku membacaMu, sejenak, yah sejenak. aduhai, betapa. mataku menjadi lagu dan larik yang kubaca menjadi derai yang menyejukkan terima kasih, kepadaMu. dan...

Genderang Suara di Semak-semak Malam

Malam Puisi 6 Komunitas Ranggon Sastra Suara tambur dan gitar beradu menjadi gemuruh malam yang bisu. Lelehan beberapa lilin dan temaramnya menjadi melodi cahaya yang berdenyar. Suatu malam yang senyap tetapi menggema dengan suara-suara yang...

Ziarah Rindu

Aku berziarah Pada rindu yang semakin jauh Ia menjadi musim Seperti matamu Selalu semi di mataku Pada daun yang jatuh Aku bertanya Pernahkan kau membaca Saat kemarau menulis rindu Menjadi sabit Dan mengering Aku berziarah Pada rindu yang berteduh Di bawah alismu Yang kueja saat kemarau menjadi sendu Dan...

Perempuan Penjual Kenangan

Kampung itu tiba-tiba geger oleh sebuah peristiwa pada suatu pagi yang begitu damai. Seorang gadis yang tak seorang pun tak mengenalnya tiba-tiba hilang setelah malam bersekutu dengan ringkih burung di pohon jati tepi sungai....

Dialog Embun

hey, kamu pagi, ya? aku selalu ada di butamu, bermanja dengan angin yang mulai berdesau. dan kamu diam. menatap embun yang kubaca. dari ujung daun yang hampir jatuh. tapi kamu menahannya. hey, pagi. kau...

Perempuan yang Bermain Biola

Seperti malam-malam yang biasa. Aku selalu bermalam dengan segelas kopi. Yang kuteguk perlahan di antara bisingnya jalanan. Dan di bawah kerlip bintang yang semu. Ada kalanya hujan menjadi kata yang bergerak. Dan singgah pada...

Gunung dan Siwalan (Sebuah Cerita dari Kampung Halaman)

(Foto dan tulisan ini dimuat harian KOMPAS dalam rubrik KLASIKA edisi Rabu, 13 Juli 2016 dalam rangka Berbagi Cerita Lebaran lewat Instagram)   Pulang kampung bukan sekadar melepas rindu yang senantiasa menjadi bumbu pada saat merantau....