tembang E dan S

ada suara yang berdenyar ia begitu gemercik menjadi sebait hujan dan bermuara di antara dua pipimu adalah dingin yang menggigil di bawah rasa menjadi genangan waktu yang bergema menjadi rindu pada suaramu aku bertekuk...

Rumah Ingatan: Rumah yang tak pernah Kosong

Membaca puisi seperti menyeberangi sebuah jembatan gantung yang begitu panjang pada ketinggian yang lumayan tinggi. Sang pembaca akan dipenuhi perasaan yang berbeda, mulai dari ragu, khawatir, cemas, deg-degan, bahkan membawa sang pembaca pada puncak...

Pagar Ilalang

Rumah yang kita bangun itu Kini tak lagi kau singgahi Hujan pun telah berubah Menjadi musim sepi dan kesepian Menunggu pintu terbuka Dan membawa kenangan masuk Tapi, kau menutupnya Dengan rindu yang kering Sedang rerumputan di halamannya, Kian tumbuh menjadi ingatan Tentang jendela yang...

menunggu Perempuan Bernama Arjuna 3

Perempuan Bernama Arjuna adalah sebuah judul novel trilogi karya Remy Sylado. Novel pertama bertema "Filsafat dalam Fiksi", pada novel ini saya menemukan sebuah kalimat yang mengandung filosofi perempuan yang unik. Kalimat tersebut berbunyi "Melalui...

Musyawarah Kata dalam “Magma”

Bagi sebagian orang puisi menjadi sebuah lorong panjang yang tak berujung. Liuk, lekuk, dan kelok kata yang berjajar seakan jembatan terjal yang sulit diseberangi. Sedang larik dan bait seakan sungai panjang yang tak bertepi....

alur rindu

adalah pagi yang selalu mengering pada gerah matahari yang mengintainya aku beranjak pada deru angin yang mengeruk waktu dan merongrong pada rindu yang melesap di antara terik rasa Jakarta, 230215

Tora: Tokoh yang Kehilangan Karakter Dalam Novel “180”

Judul : 180 Penulis : Mohammed Cevy Abdullah & Noorca M. Massardi Penerbit : Kakilangit Kencana Cetakan : I, Desember 2015 Tebal : vi + 312 ISBN : 978-602-8556-68-2 Tora “180” “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum...

Segelas Cinta yang Rapuh

Aku masih bersandar pada angin yang sepoi sore itu di teras depan museum Fatahillah Kota Tua. Matahari yang suram seakan menahan rasaku yang pilu dan galau. Semua serasa hampa. Petikan dawai gitar para pengamen...

Tentang Pagi dan Wajahmu

Pagi begitu riang Beriak pada bias Yang mengerling Pada embun Dan kering Wajahmu Menjadi resapan matahari Menyiram segala bunga Yang kuncup Di antara degup pipimu Aku dan pagi Membeku Bagai lereng rasa Yang menggunung Oleh deru rupamu Aku dan wajahmu Menderai Bagai ombak dan karang Mengempas rasa Yang berdebur Dan menepi Pada pantai dadamu Jakarta, 080415   

adalah rindu

adalah matahari yang merayu angin. ia mengajaknya menjadi beku. dan menggumpal dalam desaunya. kau tahu, dinda? aku menjadi terjal dalam bekunya. dan kamu menjadi rindu dalam teriknya. Jakarta, 111214