tembang E dan S

ada suara yang berdenyar ia begitu gemercik menjadi sebait hujan dan bermuara di antara dua pipimu adalah dingin yang menggigil di bawah rasa menjadi genangan waktu yang bergema menjadi rindu pada suaramu aku bertekuk...

Rumah Ingatan: Rumah yang tak pernah Kosong

Membaca puisi seperti menyeberangi sebuah jembatan gantung yang begitu panjang pada ketinggian yang lumayan tinggi. Sang pembaca akan dipenuhi perasaan yang berbeda, mulai dari ragu, khawatir, cemas, deg-degan, bahkan membawa sang pembaca pada puncak...

Pagar Ilalang

Rumah yang kita bangun itu Kini tak lagi kau singgahi Hujan pun telah berubah Menjadi musim sepi dan kesepian Menunggu pintu terbuka Dan membawa kenangan masuk Tapi, kau menutupnya Dengan rindu yang kering Sedang rerumputan di halamannya, Kian tumbuh menjadi ingatan Tentang jendela yang...

menunggu Perempuan Bernama Arjuna 3

Perempuan Bernama Arjuna adalah sebuah judul novel trilogi karya Remy Sylado. Novel pertama bertema "Filsafat dalam Fiksi", pada novel ini saya menemukan sebuah kalimat yang mengandung filosofi perempuan yang unik. Kalimat tersebut berbunyi "Melalui...

Musyawarah Kata dalam “Magma”

Bagi sebagian orang puisi menjadi sebuah lorong panjang yang tak berujung. Liuk, lekuk, dan kelok kata yang berjajar seakan jembatan terjal yang sulit diseberangi. Sedang larik dan bait seakan sungai panjang yang tak bertepi....

Aku Desember

Aku yang lahir Dari debu yang risau Mengembara pada musim entah Bertemu beberapa rasa Yang menjadi kemarau Di tepi dadaku Di bawah lereng bisu Aku berjalan Tanpa tapak yang meronta Sebab aku adalah lumpur Yang...

Lewat Memo, Barangkali Presiden akan Mengerti

“Apa yang bisa dilakukan oleh penyair bila setiap kata telah dilawan dengan kekuasaan?” (W.S. Rendra) Petikan puisi ini barangkali mewakili kegelisahan beberapa penyair dari berbagai daerah yang bersatu dalam sebuah komunitas, yaitu Komunitas Penyair...

Kekasih Malam

Aku pernah ke Jakarta, tetapi bukan untuk menemuimu. Aku ke sana hanya sekadar melepas lelah. Menikmati pengapnya udara dan bisingnya waktu yang berbaur dengan karut-marut jalanan. Sembari melihat langit keruh di atas kota yang...

aku Desember

aku yang lahir dari beragam musim menjadi terjal di antara pekatnya rasa dan menenun rindu yang menjadi embun di lubuknya aku yang lahir kembali dari matamu yang purnama menjadi hujan dan menjadi gerimis yang...

Risalah Jalan Risalah Rindu

Pada soremu yang kerontang Sebilah senja menggenggam senyum Di lumbung matahari yang renta Aku menjadi tandu sepi di tepinya Dan kamu Menjadi sore yang cengang Sauh kita telah menjadi rumah Yang selalu menunggu rindu pulang Katamu Aku menyulam warna Yang kau tenun di antara...