Kau yang duduk di atas tenun pagi
Merajut bias waktu
Yang tergilas rasa

Aku melihatmu membaca matahari
Yang tak pernah terbenam
Hanya berpijar
Remang
Dan nanar
Di lembah matamu

Kau yang duduk di batas siang
Menyusuri mimpi
Yang punah ditelan lengang
Aku melihatmu

Menjahit embun di beberapa dahan
Menjadi daun waktu
Yang berlari
Di tengah jalan yang bisu

Kau dan aku
Diam di antara bisu
Menenun waktu
Yang pergi tanpa berlalu

Jakarta, 041016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here