pada matahari yang lengang

aku berjalan di antara biasnya yang sejuk

dan melihatmu menjadi bayang

dan pagi menjadi hari

lalu,

pada sebuah gedung bisu

aku membacaMu, sejenak, yah sejenak.

aduhai, betapa.

mataku menjadi lagu

dan larik yang kubaca

menjadi derai yang menyejukkan

terima kasih, kepadaMu.

dan kepada Ibu Rini, yang telah berkenan memberi saya waktu untuk melihat, memegang, dan membaca sejenak “Alquran Berwajah Puisi” ¬†Mahakarya alm. HB Jassin.

Jakarta, PDS HB Jassin, 270115

di PDS HB Jassin

SHARE
Previous articlePada Sebuah Cerita
Next articleDialog Embun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here