aku yang lahir dari beragam musim
menjadi terjal di antara pekatnya rasa
dan menenun rindu
yang menjadi embun di lubuknya

aku yang lahir kembali
dari matamu yang purnama
menjadi hujan
dan menjadi gerimis
yang berteduh di bawah dagumu

Jakarta, 151214

SHARE
Previous articleadalah rindu
Next articlepagi dan matamu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here