Air Terjun Toroan, Madura.
Air Terjun Toroan, Madura.

Air Terjun Toroan: Muara Pertemuan Sungai dan Laut. Pulau Madura adalah salah satu pulau di Indonesia yang memiliki destinasi-destinasi memesona. Sebagai orang yang lahir dan besar di sana, saya beberapa kali mengunjungi destinasi baru yang selalu manyajikan keindahan dan keeksotisannya. Tak salah jika Madura sudah mulai didatangi oleh wisatawan mancanegara.

Salah satu destinasi yang sangat memesona di Madura adalah Air Terjun Toroan. Air Terjun Toroan berlokasi di Desa Ketapang Daya, Kec. Ketapang, Kab. Sampang, Madura Jatim. Air Terjun Toroan adalah satu dari sekian air terjun yang terdapat di pulau garam (julukan pulau Madura) dan telah dikelola dengan baik oleh wirausahawan lokal di daerah tersebut.

Air terjun ini berbeda dengan air terjun lainnya yang terdapat di pulau tersebut. Keindahannya tidak hanya terdapat pada deras airnya saja, tetapi air terjun tersebut juga menjadi muara pertemuan antara air tawar dengan air asin atau laut, yakni Air Terjun Toroan berada tepat di bibir pantai utara pulau Madura. Di bawahnya pun disambut dengan batu karang yang menjadi keindahan lain pada sisi air terjun yang selalu ramai oleh pengunjung. Bibir pantai yang menawan menjadi eksotisme sendiri bagi setiap pengunjung yang ingin menikmati keindahan di lokasi tersebut.

Air Terjun Toroan, Madura.

Air Terjun Toroan sebenarnya sudah lama hanya saja tidak seramai tahun-tahun ini sejak dunia internet menjadi salah satu media yang menyebarkan keindahan lokasi wisata itu. Pengunjungnya pun tidak hanya warga sekitar atau masyarakat Madura saja, tetapi warga dari luar pulau garam pun kerap mengunjungi destinasi wisata ini guna menikmati keindahan dan keunikan air terjun yang tingginya mencapai 20 meter dan beradu langsung dengan pantai.

Wisata Air Terjun Toroan ini selalu ramai dikunjungi baik hari biasa atau hari libur hal itu dituturkan oleh Rahman, warga setempat yang juga juru parkir di lokasi tersebut. “Selalu ramai. Setiap hari tempat parkir ini hampir penuh terus,” ucap Rahman. Berkunjung ke lokasi ini tidak dikenakan biaya tiket masuk, hanya membayar uang parkir saja, yaitu Rp5000 bagi kendaraan roda dua dan Rp10000 bagi kendaraan roda empat.

Berburu Matahari Terbit dan Tenggelam

Bagi pencinta dan pemburu matahari terbit dan tenggelam atau senja, di lokasi wasata ini tempatnya sangat pas. Air Terjun Toroan memiliki lokasi yang tepat untuk memotret matahari terbit dan tenggelam. Lokasinya yang berada tepat di bibir pantai memudahkan pengunjung untuk menyaksikan momen indah pada pagi dan sore tersebut. Air Terjun Toroan juga berjarak tidak terlalu jauh dari jalan raya, hanya berjarak sekitar 50 meter dan akses jalannya pun sangat mudah tanpa harus menaiki tebing dan semacamnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here